- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Techno9 (NINE) Teken Opsi Beli Aset Tambang di Mongolia Senilai Rp2,5 Triliun
Kredit Foto: PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE).
PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) resmi mengambil langkah strategis dengan menandatangani perjanjian opsi untuk membeli aset pertambangan di Mongolia dari Poh Golden Ger Resources Pte Ltd. Nilai indikatif dari aset tersebut mencapai USD150 juta atau setara sekitar Rp2,51 triliun.
Poh Golden Ger Resources Pte Ltd diketahui merupakan perusahaan yang terafiliasi dengan Poh Group, grup usaha yang dikendalikan oleh pengusaha Poh Kay Ping. Perusahaan tersebut juga tercatat sebagai pemilik penuh dua konsesi pertambangan yang berlokasi di Mongolia.
Direktur Utama PT Techno9 Indonesia Tbk, Nuzwan Gufron, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan. “Opsi ini merupakan kelanjutan dari rencana Bapak Poh Kay Ping untuk menghidupkan kembali dan mendiversifikasi operasional bisnis PT Techno9 Indonesia Tbk demi kepentingan pemegang saham,” ujar Nuzwan.
Baca Juga: Gelar Tender Wajib, Pengendali Baru Techno9 (NINE) Tetapkan Harga Rp131 per Saham
Lebih lanjut, Nuzwan menyampaikan bahwa mekanisme penilaian atas transaksi tersebut akan mengacu pada rata-rata hasil valuasi dari dua penilai independen, masing-masing berasal dari Indonesia dan Australia. Nilai tersebut nantinya akan menjadi dasar penetapan harga final, terlepas dari angka indikatif yang telah disebutkan sebelumnya.
Opsi pembelian aset ini berlaku selama sembilan bulan sejak penandatanganan Perjanjian Opsi pada 28 Desember 2025. Pelaksanaan transaksi tetap mensyaratkan persetujuan pemegang saham, regulator pasar modal, termasuk Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta pemenuhan seluruh ketentuan hukum yang berlaku melalui penandatanganan dokumen definitif.
“PT Techno9 Indonesia Tbk terus berupaya menjajaki peluang bisnis di Indonesia dan di kawasan regional untuk meningkatkan nilai bagi pemegang sahamnya,” tutup Nuzwan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait:
Advertisement