- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Amman Fokus Eksplorasi Blok Elang dan Blok Rinti, Telan Dana US$3,03 Juta
Kredit Foto: PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT)
PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), anak usaha PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), menggelontorkan dana eksplorasi sekitar US$3,03 juta pada Triwulan IV 2025. Kegiatan eksplorasi tersebut dilakukan di wilayah IUPK Blok II Elang dan Blok III Rinti yang berlokasi di Sumbawa, Indonesia.
Berdasarkan laporan eksplorasi perseroan untuk periode 1 Oktober hingga 31 Desember 2025, tidak terdapat kegiatan eksplorasi lapangan maupun pengeluaran biaya di Blok I Batu Hijau dan Blok IV Lampui. Seluruh belanja eksplorasi pada periode tersebut terfokus pada proyek porfiri tembaga-emas (copper-gold/Cu-Au) di Elang dan Rinti.
Pada Blok II Elang, AMNT mengalokasikan biaya eksplorasi sekitar US$2,8 juta. Kegiatan eksplorasi meliputi pengeboran inti dan pemetaan geologi di sejumlah area kerja, antara lain Proyek Elang, Gerbang Timur, Sebu Timur, serta area rencana lokasi waste dump Elang di Semamu.
Baca Juga: Alexander Ramlie Jual Saham AMMN Senilai Rp419,39 Miliar, Ini Tujuannya
Eksplorasi di Blok II Elang dilakukan oleh tim eksplorasi AMNT dengan dukungan kontraktor pengeboran PT Minera Nusa Drillindo dan laboratorium pengujian Intertek Utama Service. Metode yang digunakan mencakup pengeboran inti menggunakan 4–5 rig, pemetaan geologi, pengambilan sampel tanah, serta analisis alterasi menggunakan Spektrometer Mineral ASD TerraSpec 4.
Dalam laporan tersebut, perseroan menyebutkan bahwa pengeboran pengembangan sumber daya di deposit Elang bertujuan menambah data, menyempurnakan model geologi, serta meningkatkan tingkat kepercayaan klasifikasi sumber daya mineral. Selain itu, pengeboran eksplorasi juga dilakukan di Gerbang Timur dan Sebu Timur untuk menindaklanjuti potensi mineralisasi porfiri Cu-Au berdasarkan hasil survei sebelumnya.
Hingga akhir Triwulan IV 2025, kegiatan eksplorasi di Blok II Elang mencakup pengeboran inti sebanyak 18 lubang dengan total kedalaman 6.438,5 meter. Dari jumlah tersebut, sembilan lubang merupakan pengeboran infill sumber daya di Elang, tiga lubang pengeboran eksplorasi di Gerbang Timur, satu lubang di Sebu Timur, serta lima lubang pengeboran sterilisasi di lokasi rencana waste dump Elang. Sebanyak 2.722 sampel inti bor dan ratusan sampel batuan serta tanah telah dikirimkan ke laboratorium untuk pengujian.
Baca Juga: Jual Habis Saham Exspan Petrogas Intranusa, MEDC Raup Rp24,17 Miliar
Sementara itu, di Blok III Rinti, AMNT mengeluarkan biaya eksplorasi sekitar US$226 ribu. Kegiatan eksplorasi di wilayah ini meliputi pengeboran eksplorasi dan pemetaan geologi pada proyek porfiri Cu-Au Rinti. Pengeboran dilakukan menggunakan satu rig dengan target potensi mineralisasi di bawah sistem lithocap Barat Daya Sane.
Hasil eksplorasi di Blok III Rinti mencatat dua lubang bor dengan total kedalaman 1.033,4 meter, serta pengiriman 313 sampel inti bor dan sampel batuan ke laboratorium pengujian. Untuk periode selanjutnya, perseroan berencana melanjutkan pengeboran eksplorasi di zona lithocap Barat Daya Sane.
Adapun di Blok I Batu Hijau dan Blok IV Lampui, AMNT tidak melakukan kegiatan eksplorasi maupun pengeluaran biaya pada Triwulan IV 2025 dan hanya merencanakan peninjauan ulang terhadap hasil eksplorasi sebelumnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Advertisement