Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

35 Ribu Rumah Di Aceh Bakal Nyala Lewat Genset Bahlil

35 Ribu Rumah Di Aceh Bakal Nyala Lewat Genset Bahlil Kredit Foto: Kementerian ESDM
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bergerak cepat merespons krisis listrik di wilayah yang terdampak banjir Sumatera, khususnya di Provinsi Aceh. Tercatat, hingga saat ini masih ada 35.000 rumah warga yang belum teraliri listrik akibat bencana tersebut.

Bahlil mengungkapkan, pemerintah telah mengirimkan bantuan 1.000 unit generator set (genset) pada Sabtu (27/12/2025) guna memulihkan akses energi sementara. Langkah ini diambil sambil menunggu proses pemulihan infrastruktur kelistrikan oleh PT PLN (Persero) kembali normal 100%.

“Saudara-saudara kita yang terdampak, masih ada 35.000 rumah yang belum terlayani listrik. Dengan genset ini insyaAllah perlahan-lahan sebagian bisa kita atasi,” ujar Bahlil saat ditemui di ITJ Pertamina, Jakarta, Minggu (28/12/2025).

Baca Juga: Kala Karyawan PLN Menjadi Relawan 'Trauma Healing' untuk Anak-anak Aceh

Bantuan ini ditargetkan menjangkau 224 desa yang tersebar di 10 kabupaten di Provinsi Aceh. Meski demikian, penyaluran listrik melalui genset ini menahan tantangan logistik yang berat. Pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mengoperasikan genset sempat terkendala akibat putusnya sejumlah akses jalan dan jembatan.

Menyikapi hal tersebut, Bahlil telah mengunduh Pertamina Patra Niaga untuk menjamin ketersediaan bahan bakar di lokasi pengungsian.

“Sudah kita minta agar memastikan genset yang masuk 1.000 ini, juga Pertamina Patra Niaga membantu untuk mensuplai BBM-nya. Agar saudara-saudara kita yang ada di tenda-tenda dapat kita pastikan untuk mendapatkan pelayanan listrik,” tambahnya.

Merespons Arah tersebut, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyatakan bahwa pihaknya telah menyalurkan 1.600 liter Gasoil, 800 liter Gasoline, serta 500 botol pelumas hingga Senin (29/12).

Baca Juga: Kementerian ESDM Kirim 1.000 Genset dan 3.000 Kompor Gas untuk Korban Banjir Aceh-Sumatera

Untuk menjaga efektivitas, Pertamina membagi distribusi ke dalam empat klaster utama berdasarkan Fuel Terminal (FT) terdekat:

  • Klaster Aceh Besar: Disuplai dari FT Krueng Raya.
  • Klaster Bener Meriah & Aceh Tengah: Disuplai dari IT Lhokseumawe.
  • Klaster Aceh Barat & Gayo Lues: Disuplai dari FT Meulaboh.
  • Klaster Aceh Tamiang: Disuplai dari FT Medan.

“Untuk memudahkan mekanisme penyaluran dan agar tidak bercampur dengan penyaluran BBM bagi kebutuhan kendaraan masyarakat, kami menggunakan drum di titik serah yang ditentukan pemerintah daerah,” jelas Fahrougi.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menekankan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan energi dasar di masa darurat.

Baca Juga: ESDM Kaji Skema Kemitraan untuk Tangani Tambang Ilegal

Genset yang dikirimkan memiliki kapasitas 5 – 7 KVA. 

“Akan digunakan di tenda-tenda pengungsian atau ke rumah penduduk yang dijadikan basecamp bagi warga dengan tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah,” pungkas Baron.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Djati Waluyo

Advertisement

Bagikan Artikel: