- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
BEI Minta Penjelasan Soal Pergerakan Saham, Ini Jawaban Manajemen DADA
Kredit Foto: Uswah Hasanah
PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) menyampaikan klarifikasi kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi saham perseroan yang terjadi pada awal Januari 2026. Dalam surat tanggapan tertanggal 8 Januari 2026, manajemen menegaskan tidak terdapat informasi yang belum diungkap ke publik dan dapat memengaruhi pergerakan harga saham.
Adapun harga saham DADA tercatat melonjak sekitar 16% atau naik 8 poin dalam kurun satu bulan terakhir, dari Rp50 menjadi Rp58 per saham, dengan peningkatan terjadi pada periode perdagangan 5–8 Januari 2026.
“Perseroan mengetahui adanya informasi atau fakta material sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 31/POJK.04/2015. Seluruh informasi dan/atau fakta material tersebut telah disampaikan kepada publik melalui keterbukaan informasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tulis Manajemen, dalam keterbukaan informasi, Jakarta, Sabtu (10/1/2026).
Baca Juga: DADA Tbk Konsisten Perkuat Reputasi dan Kualitas, Pasca Raih Penghargaan IMHA
Selain itu, perseroan juga menegaskan kepatuhan terhadap Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi. “Perseroan mengetahui adanya informasi atau fakta material sebagaimana diatur dalam Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi. Perseroan menegaskan bahwa kewajiban penyampaian informasi dimaksud telah dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tulis manajemen.
Terkait kemungkinan adanya kejadian lain yang memicu volatilitas harga saham, DADA menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau peristiwa penting tambahan.
“Hingga tanggal surat ini, Perseroan tidak mengetahui adanya informasi, fakta, atau kejadian penting lainnya yang bersifat material dan dapat mempengaruhi harga efek Perseroan maupun kelangsungan usaha Perseroan, selain yang telah diungkapkan kepada publik melalui keterbukaan informasi resmi Perseroan,” demikian penjelasan perseroan.
Manajemen juga menepis adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 11/POJK.04/2017. Perseroan menyatakan tidak mengetahui adanya aktivitas kepemilikan saham tertentu yang perlu dilaporkan sesuai ketentuan tersebut.
Baca Juga: Perkuat Struktur Bisnis Lewat Akuisisi Rp174,8 Miliar, DADA Ekspansi Landed Housing
Dari sisi rencana korporasi, DADA memastikan belum memiliki agenda aksi korporasi dalam waktu dekat. “Sampai dengan tanggal penyampaian surat ini, Perseroan belum memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi dalam waktu dekat, termasuk rencana korporasi yang dapat berdampak terhadap pencatatan saham Perseroan di Bursa, paling tidak dalam jangka waktu tiga (3) bulan ke depan,” tulis manajemen.
Perseroan juga mengonfirmasi telah berkomunikasi dengan pemegang saham utama. Berdasarkan hasil konfirmasi tersebut, manajemen menyatakan tidak mengetahui adanya rencana perubahan kepemilikan saham oleh pemegang saham utama.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait:
Advertisement