Kredit Foto: Djati Waluyo
Harga minyak mentah dunia meningkat pada perdagangan di Jumat (9/1). Hal ini terjadi menyusul kekhawatiran terkait dengan berkurangnya pasokan minyak global, khususnya dari Iran.
Dilansir dari Reuters, Senin (12/1), Minyak Brent naik 2,18% ke US$63,34. Sementara Minyak West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat (AS) meningkat 2,35% ke US$59,12.
Baca Juga: Jelang Ramadan, Bulog Pastikan Keamanan Stok Beras dan Minyak Goreng di Aceh
Kenaikan harga ini dipicu oleh protes yang semakin intensif di Iran. Aksi protes yang meluas telah menyebabkan pemadaman internet nasional, memicu kekhawatiran investor akan berkurangnya output minyak dari negara tersebut.
Selain itu, investor juga menyoroti serangan yang terus meningkat dalam perang antara Rusia dan Ukraina. Terbaru, Moskow melakukan peluncuran rudal yang menargetkan infrastruktur energi dari Ukraina.
Dari Amerika Serikat, Donald Trump tengah berupaya untuk mengendalikan sektor minyak dari Venezuela. Hal tersebut memicu ketidakpastian terkait dengan pasokan dari Caracas.
Baca Juga: Lifting Minyak Bumi Lampaui Target, Ini Langkah Pemerintah Tingkatkan Produksi Migas
Meski demikian, analis mencatat bahwa persediaan minyak global yang terus meningkat dan risiko potensi kelebihan pasokan masih menjadi faktor yang dapat membatasi laju kenaikan harga dalam jangka pendek.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Advertisement